20 07 17
Romario pemain yang sukses meraih kejayaan bersama Barcelona dan timnas Brasil

Memiliki rumah mewah nan megah dengan bermacam fasilitas yang lengkap memang impian semua orang. Keamanan dan kenyamanan tinggal di rumah besar dinilai mampu memberikan kepuasan batin bagi pemiliknya. Namun ternyata ada sisi negatif nya juga mempunyai rumah terlalu mewah. Alasan yang paling utama yaitu karena membutuhkan perawatan dan penjagaan yang lebih dibanding rumah sederhana.

Rumah Romario kedatangan tamu tak diundang
Rumah Romario kedatangan tamu tak diundang

Hal tersebut dikarenakan memiliki rumah mewah apalagi dengan bentuk yang mencolok bisa memancing niat buruk seseorang. Apalagi kebanyakan rumah besar biasanya tidak memiliki penghuni yang terlalu banyak atau cenderung sepi. Ini bisa memuluskan aksi para penjahat yang telah mengincar rumah tersebut.

Seperti kejadian yaang menimpa seorang legenda sepakbola Brasil, Romario. Tahun lalu, rumah sang pemain berhasil dibobol kawanan pencuri. Dari membobol rumah sang legenda yang juga pernah membela Barcelona itu, para perampok tersebut berhasil menggondol sejumlah barang-barang berharga milik Romario. Aksi para kawanan penjahat tersebut berhasil diketahui lewat rekaman cctv.

Pelaku Ambil Jersey Barca Romario

Sebuah kejadian buruk menimpa seorang legenda sepakbola Brasil, Romario. Rumah pemain yang sempat memperkuat Barcelona tersebut kedatangan tamu tak diundang. Menurut keterangan pihak yang berwajib, kawanan pencuri tersebut berjumlah tujuh orang. Lebih spesifiknya, maling tersebut terdiri dari satu orang dewasa dan enam lainnya yang masih merupakan usia remaja.

Romario pemain yang sukses meraih kejayaan bersama Barcelona dan timnas Brasil
Romario pemain yang sukses meraih kejayaan bersama Barcelona dan timnas Brasil

Komplotan pelaku terlihat di tempat pemberhentian bus di dekat rumah Romario pada pukul 04.30 waktu setempat setelah melancarkan aksinya. Mereka berhasil merampas kostum sepakbola, laptop, topi olahraga, jaket, bahkan sebotol vodka. Salah seorang dari mereka terlihat mengenakan kostum Barcelona. Yang mana kostum itu adalah barang yang baru saja dirampas dari kediaman Romario.

Pencurian ini bukan pertama kali rumah Romario kedatangan tamu tak diundang. Beberapa bulan sebelumnya, Romario juga sempat kedatangan tamu tak diundang. Seorang pemuda berusia 17 tahun berhasil masuk ke rumahnya dengan membawa pistol mainan. Lalu beberapa bulan berikutnya, rumah Romario juga didatangi dua orang tak dikenal yang berhasil masuk ke rumahnya dan berenang dengan asik di kolam renang miliknya.

Usai Kebobolan, Romario Rencanakan Renovasi Rumah

Tidak ingin kejadian serupa terulang kembali, Romario pun segera merencanakan untuk merenovasi rumahnya. Sang legenda berniat untuk memasang keamanan ekstra ketat demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi seperti  yang sudah-sudah. Terlihat dari beberapa mobil kontraktor yang mulai berdatangan memasuki rumahna tersebut.

Romario akan pasang pengamanan ekstra di rumah
Romario akan pasang pengamanan ekstra di rumah

Biaya renovasi rumah yang dikeluarkan Romario pun bisa dibilang tidak kecil, sang mantan pemain Barcelona tersebut bahkan harus mengeluarkan hingga puluhan ribu dolar untuk memasang pagar pengaman ekstra ketat. Selain itu Romario juga berniat untuk mempekerjakan security di rumahnya. Selain security, Romario juga mempertimbangkan untuk memelihara anjing penjaga dan memasang pagar listrik.

Sewaktu masih berkarier sebagai pemain, Romario adalah salah satu pemain asal Brasil yang sukses. Beberapa klub elit sempat diperkuatnya, seperti PSV Eindhoven dan Barcelona. Dia juga pernah memperkuat timnas Brasil di periode 1987 hingga 2005, dengan mencetak 55 gol dari 70 pertandingan. Romario juga menjadi bagian dari skuat Tim Samba saat menjadi juara dunia di tahun 1994.

Gelar bergengsi individu seperti FIFA World Cup Player of the Year 1994 sempat diraihnya. Usai pensiun di tahun 2009, Romario mulai menapaki dunia politik. Dia adalah senator (semacam anggota DPR kalau di Indonesia) yang mewakili wilayah Rio de Janeiro. Merupakan nasib yang tidak terlalu suram mengingat pesepakbola banyak juga yang bangkrut setelah tidak lagi aktif bermain.