17 07 17
Gabung Persib, Essien minta fasilitas tempat tinggal

Membanjirnya pemain asing di klub-klub sepakbola Indonesia membuat animo masyarakat untuk menyaksikan kompetisi Liga 1 Gojek Traveloka menjadi meningkat. Sebut saja sejumlah pemain yang pernah merumput di Liga top eropa seperti Michael Essien dan Charlton Cole. Sempat merasakan kerasnya kompetisi Liga Inggris, kedua pemain asing tersebut kini resmi berseragam Persib Bandung.

Essien menjadi pemain termahal di Liga Indonesia
Essien menjadi pemain termahal di Liga Indonesia

Selain kualitas, pengalaman bermain di liga top benua biru membuat klub lokal berani merekrut sang pemain meskipun haganya selangit. Selain harga yang fantastis, banyaknya tuntutan sang pemain juga bisa dikatakan cukup berat. Seperti yang diminta oleh pemain Maung Bandung, Michael Essien yang meminta fasilitas rumah mewah lengkap dengan akses internet serta fasilitas kolam renang.

Seorang agen pemain senior, Muly Munial pun angkat bicara soal permintaan para pemain asing yang dinilai terlalu menuntut seperti itu. Menurut Muly (panggilan Mulhy Munial), hal-hal semacam yang diminta oleh Essien dan para pemain asing jebola liga eropa lainnya merupakan hal yang wajar. Sebab pengalaman bermain di kompetisi erpa yang mereka miliki juga merupakan hal yang sangat berharga bagi klub tersebut.

Rumah Essien Dengan Akses Internet dan Kolam Renang

Michael Essien merupakan salah satu nama pemain yang sempat membuat heboh para pecinta sepakbola tanah air. Bagaimana tidak, jika selama ini mereka hanya melihat sosok Essien dari layar televisi atau bahkan dari game konsol saja, kini mereka bisa melihat langsung. Para penggemar sepakbola di Indonesia pun jadi bisa menonton langsung bagaimana pemain Ghana tersebut beraksi di lapangan hijau.

Gabung Persib, Essien minta fasilitas tempat tinggal
Gabung Persib, Essien minta fasilitas tempat tinggal

Adalah Persib Bandung klub yang tertarik untuk memboyong mantan punggawa tim nasional Ghana ini. Selain biaya transfer fantastis yang harus disiapkan, ternyata masih ada hal yang harus dipenuhi pihak klub. Adalah permintaan khusus Michael  Essien yang wajib dipenuhi. Sang pemain meminta fasilitas rumah untuk tinggal di kawasan Bandung, lengkap dengan kolam renang dan akses internet 24 jam.

Essien datang ke Indonesia dengan status sebagai pemain bebas trasfer. Memiliki pengalaman bermain di Liga Premmier Inggris, Serie A Italia serta La Liga Spanyol membuat Essien bernilai sangat tinggi. Meski di usia yang tidak lagi muda, kualitas Essien untuk bermain di Liga Indonesia masih dianggap mumpuni. Sehingga segala permintaan sang pemain pun dianggap wajar oleh pihak klub.

Nelson : Permintaan Fasilitas Rumah Essien Masih Wajar

Persib Bandung sukses memboyong Michael Essien dengan nilai kontrak mencapai  13 Miliar Rupiah selama satu tahun dengan opsi perpanjangan di musim depan. Di balik harga fantastis yang disepakati kedua pihak tersebut, ternyata ada satu kesepakatan juga yang harus dipenuhi Persib. Adalah tempat tinggal yang ada fasilitas kolam renang yang diminta oleh pemain berusia 34 tahun tersebut.

Ricky Nelson sebut permintaan rumah Essien wajar
Ricky Nelson sebut permintaan rumah Essien wajar

 

Menanggapi kesepakatan ini, pelatih Pusamania Borneo FC, Ricky Nelson pun angkat bicara. Menurut Ricky Nelson yang pernah bekerja sebagai agen pemain pada 2009 sampai 2010 permintaan Essien masih dalam batas wajar. Ricky pun berbagi pengalamannya ketika dirinya masih menjadi agen dari negara Korea Selatan, Jepang, dan Brasil.

“Permintaan Essien itu sebenarnya masih di batas wajar. Apalagi dia kan pemain kelas dunia di sini. Jadi wajar saja kalau dia mau menikmati nama besarnya dengan permintaan ini itu. Dari pemain yang saya pegang ada yang minta fasilitas internet 24 jam sampai tv kabel yang ada saluran channel negara mereka. Selagi klub bisa menyanggupi, semua tidak jadi masalah, deal bisa mudah tercapai,” ujar sang pelatih.

“Tapi, saya juga pernah mengalami gagalnya pencapaian kesepakatan karena permintaan ini itu dari pemain, yang dianggap pihak klub sesuatu yang menyulitkan,” tambah Ricky yang berhasil membawa Pusamania menjuarai Piala Presiden 2017 lalu.