11 07 17
Lampard kini tinggal di rumah mewah di daerah Fulham bersama sang istri

Dengan penghasilan fantastis sebagai pemain sepakbola profesional tentu membuat para pemain bola tidak kesulitan untuk memiliki rumah mewah. Apalagi jika pemain tersebut merupakan seorang pemain sekelas Frank Lampard. Sebagai sosok yang memiliki peran penting di Chelsea dan Tim Nasional Inggris, wajar sekali jika Super Frank memiliki aset bernilai tinggi seperti rumah.

Rumah Frank Lampard yang dijadikan tempat prostitusi oleh sang penyewa
Rumah Frank Lampard yang dijadikan tempat prostitusi oleh sang penyewa

Usai memutuskan untuk mengakhiri karir sepakbola profesionalnya di awal tahun ini, Lampard mulai mencari cara untuk tetap menghasilkan uang. Maka dari itu, legenda The Blues tersebut memutuskan untuk menyewakan rumah miliknya yang berlokasi di Kota London. Sebuah usaha yang bagus yang dilakukan seorang mantan pemain sepakbola profesional dalam rangka berinvestasi.

Namun ternyata usaha menyambung hidup Lampard sepertinya tidak terlalu berjalan mulus. Bukan karena masalah yang timbul akibat kesalahan sang pemain seperti kia semua pikirkan. Yang menjadi sumber masalah yaitu dari pihak penyewa rumah sang pemain. Sang penyewa yang diketahui bernama Tenant Davina Ward ternyata memanfaatkan rumah Lampard sebagai tempat prostitusi atau biasa dikenal dengan Rumah Bordil.

Interior Rumah Lampard Depenuhi Sex Toy

Frank Lampard, siapa yang tidak mengenal sosok pemain yang satu ini? Lampard yang merupakan legenda Chelsea tersebut baru-baru ini terlibat sebuah kabar yang menghebohkan. Pasalnya, rumah milik yang memutuskan untuk menggantung sepatu pada awal tahun ini ternyata disalahgunakan sebagai rumah bordil. Namun Super Frank ternyata bukanlah tersangka utama, pasalnya rumah tersebut tengah disewakan Lampard kepada seseorang.

Nama Lampard terancam tercoreng akibat kasus rumah bordil
Nama Lampard terancam tercoreng akibat kasus rumah bordil

Dari sebuah media berita di Inggris, rumah yang tersebut disewa oleh wanita bernama Tenant Davina Ward. Yang membuat  ini semuaa menjadi masalah yaitu Davina yang memiliki nama samaran Stacey ini terkenal sebagai wanita pekerja seks komersial kelas atas di Inggris. Bahkan menurut kabar wanita berusia 37 tahun ini mematok harga yang cukup tinggi kepada para pelanggannya, yaitu sekitar Rp 7 juta per jam.

Diakui Stacey(Davina), dirinya telah melayani banyak pelanggannya di rumah milik Lampard itu. Dan yang lebih mengejutkan lagi, di dalam rumah yang berlokasi di London tersebut banyak ditemukan alat-alat nyeleneh untuk bercinta, misalnya borgol, campuk, tali, hingga tiang gantungan. Parahnya, selain menawarkan jasa esek-esek, Davina ternyata juga melakukan transaksi jual beli kokain di rumah milik legenda Chelsea tersebut.

Citra Lampard Terancam Tercoreng Akibat Kasus ‘Rumah Bordil’

Lampard kini tinggal di rumah mewah di daerah Fulham bersama sang istri
Lampard kini tinggal di rumah mewah di daerah Fulham bersama sang istri

Usai mengakhiri kontrak dengan Chelsea, Lampard tidak langsung mengakhiri karir sepakbola profesionalnya. Sang pemain memutuskan untuk tetap bermain meski harus bertolak ke benua Amerika. Tidak berapa lama, sosok gelandang box to box tersebut kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Manchster City sebagai pemain pijaman. Selama berkiprah di dunia sepakbola, Lampard tidak pernah terlibat dengan urusan negatif.

“Frank jelas tidak tahu apa-apa soal ini, dia pasti akan segera mengusut tuntas kasus ini saat mengetahuinya. Saya sangat paham sosok seperti apa Lampard itu. Saya bahkan tidak pernah melihat dirinya pergi ke ¬†tempat hiburan malam. Hal ini sangat mempengaruhi nama besar seorang Lampard sebagai seorang legenda sepakbola London,” ujar kerabat Lampard.

Selama ini, Frank Lampard memang dikenal sebagai pemain sepak bola yang bersih dari kehidupan malam. Dirinya telah hidup bahagia bersama istrinya, seorang presenter televisi, Christine Bleakley. Lampard kini tinggal di rumah pribadinya senilai Rp 200 M di dekat Fulham. Teman dekat dari ayah dua anak ini berkata jika Lampard tak tahu dengan ‘aktivitas’ Davina di rumahnya dulu.